Chat with us,powered by LiveChat
Download aplikasi×

Blog

Latest Industry News

Perhatikan Offset Velg Sebelum Anda Mengganti Velg Mobil Avanza

  • velg mobil
  • Komentar Dinonaktifkan pada Perhatikan Offset Velg Sebelum Anda Mengganti Velg Mobil Avanza

Sinar Otomax – Kali ini kami akan membagikan artikel tentang Perhatikan Offset Velg Sebelum Anda Mengganti Velg Mobil AvanzaSelengkapnya dapat anda simak di bawah ini.

 

 Velg Mobil Avanza

 

Tips Menganti Velg Mobil Avanza 1.3

Tips Menganti Velg Mobil Avanza 1.3

Toyota Avanza adalah mobil yang diproduksi di Indonesia oleh pabrikan Daihatsu, yang dipasarkan dalam dua merek dan nama yaitu Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Mobil ini diluncurkan pada saat berlangsungnya kegiatan Gaikindo Auto Expo 2003 dan terjual sebesar 100.000 unit pada tahun tersebut. Nama “Avanza” itu sendiri berasal dari bahasa Italia avanzato, yang berarti peningkatan.

Pada saat Avanza diluncurkan di Indonesia, tersedia dalam dua model: 1.3 E dan 1.3 G, dengan transmisi manual saja. Kemudian Mobil Avanza menjadi salah satu mobil terlaris di Indonesia.

 

Modifikasi Velg Mobil Avanza

Modifikasi paling umum yang dilakukan orang pada mobil adalah dengan mengganti velg mobil avanza. Sepertinya tidak ada cara yang lebih cepat, lebih efektif untuk meningkatkan tampilan mobil dibanding dengan menganti velg.

Apakah itu hanya menginginkan desain yang lebih menarik namun ukuran velg sama dengan velg OEM (Original Equipment Manufacturer) atau mengganti dengan ukuran velg yang lebih besar dan lebar demi alasan estetika lainnya.

Ketika Anda mengubah ukuran velg mobil avanza, perhatikan biasanya setiap mobil memiliki ruang fender yang bisa dimaksimalkan hingga 2 inci lebih besar dari velg OEM.

Andai velg bawaan mobil memiliki ukuran ring 15, berarti ruang fender bawaan kemungkinan bisa memuat hingga velg berukuran ring 17.

Jika Anda ingin memaksakan velg yang lebih besar dari ukuran tersebut, biasanya harus mengubah bentuk fender bawaan. Entah itu dengan merobek, mencoak atau melakuan fender roll.

Nah, lain lagi masalahnya jika membahas soal memilih ukuran ban yang tepat agar pengendaraan mobil tetap terasa sama seperti sebelumnya.

 

Form Over Function

Ketika Anda mengganti ukuran velg, keseluruhan diameter dari ban dan velg baru yang dipasang harus disesuaikan untuk menjaga pengendaraan mobil tidak berubah drastis, kecuali Anda lebih memilih style ketimbang fungsi (form over function).

Sebagai contoh, ketika Anda memasang velg yang ukurannya satu inci lebih besar daripada velg bawaan, berarti profil ban baru harus satu inci lebih kecil untuk menjaga diameter keseluruhan roda tetap sama.

Begitupun sebaliknya jika mengganti dengan velg berukuran lebih kecil. Hal ini dikenal sebagai trik ukuran plus-satu atau minus-satu.

Offset mungkin menjadi faktor paling penting dalam memilih dan memasang velg baru. Offset yang juga biasa disebut dengan istilah ‘ET’, adalah jarak antara bagian penampang tengah velg dari garis tengah velg.

Jika angka offset velgnya positif, artinya posisi penampang tengah velg cenderung ke sisi luar velg. Sebaliknya jika offset-nya negatif, berarti posisi penampang tengah velg cenderung ke bagian dalam velg. Jika nol, maka posisi lubang velg berada tepat pada garis tengah velg.

Untuk lebih mudah memahaminya, kira-kira seperti ini penjelasannya:

Jika semakin kecil offset velg, maka bibir velg atau lips terluar akan semakin mendekati atau bahkan keluar dari fender.
Sebaliknya, jika offset velg semakin besar atau angkanya positif, maka bibir velg atau lips terluar akan semakin kedalam.

Offset dapat menjadi salah satu faktor paling sulit untuk mendapatkan wheel fitment yang pas dan enak dilihat ketika mengganti velg. Bukan hanya soal kosmetik, namun memilih velg dengan offset yang tepat sangat penting karena salah offset berisiko buruk merusak komponen kaki-kaki hingga potensi ban meledak.

Kebanyakan velg OEM dan velg aftermarket secara umum memiliki angka offset positif. Mengapa? Karena offset positif bakal tetap menjaga bibir atau lips terluar velg tetap berada di dalam fender.

Sementara velg dengan offset negatif atau nol biasanya ditawarkan pabrikan velg aftermarket, murni untuk urusan performa dan gaya, baik itu velg orisinal maupun replika.

Semakin negatif offset velg, biasanya posisi center face atau tengah velg akan semakin ke dalam yang dikenal dengan istilah deep dish. Alasannya murni untuk estetika.

Ada juga desain bentuk lips yang membuat velg seperti piring atau bentuk face akan terlihat seperti ditarik yang dikenal dengan istilah concave.

Offset menentukan bagaimana velg mobil akan terlihat di mobil. Kebanyakan velg OEM memiliki offset yang sudah disesuaikan khusus untuk satu mobil tertentu yang diproduksi pabrikan.

Offset sering disamakan dengan istilah backspacing pada velg, padahal backspacing memiliki arti berbeda. Backspacing pada dasarnya adalah kombinasi antara offset dan lebar velg.

 

Bahaya Salah Memilih Offset Velg

Jika anda salah memilih offset velg mobil, resikonya adalah velg terpasang terlalu jauh di dalam fender roda, menyebabkan tepi bagian velg dalam atau bibir terdalam velg bisa bergesekan dengan sistem suspensi yang tentu berbahaya.

Sebaliknya, jika velg terpasang terlalu jauh keluar dari fender, bisa menyebabkan dinding ban bergesekan dengan fender (jika lipatan dalam fender belum di-roll) yang bakal memperpendek umur atau bahkan merobek ban dan merusak bentuk fender yang juga berbahaya.

Istilah ini dikenal dengan rubbing atau di Indonesia disebut ‘gesrot’. Perlu diketahui bahwa dinding ban adalah bagian paling sulit dideteksi kerusakannya, tidak seperti permukaan ban.

Idealnya, offset dari velg yang baru tidak lebih dari 5, baik itu lebih besar atau lebih kecil, dari offset velg OEM atau bawaan mobil. Jika besarnya offset velg OEM sekitar 15, berarti velg baru Anda sebaiknya memiliki offset 10 atau 20. Perlu selalu diingat bahwa mengubah besaran offset secara drastis akan berpengaruh pada pengendaraan mobil Anda.

 

Pemakaian Spacer

Spacer adalah lingkaran logam dengan pola baut PCD (Pitch Circle Diameter) tertentu yang dirancang untuk mengimbangi offset yang terlalu positif. Fungsinya adalah untuk mendorong velg jauh dari suspensi, membuat velg terlihat lebih keluar atau untuk mengimbangi antara velg depan atau belakang yang kadang memiliki offset berbeda.

 

Bagaimana Menemukan Offset Standar dari Mobil

Menemukan offset asli pada mobil adalah kunci untuk mengganti velg tanpa harus membuat pengendaraan mobil terasa berubah drastis. Velg OEM dari model mobil yang berbeda meski dari pabrikan yang sama, belum tentu memiliki besaran offset yang sama.

BMW, misalnya. Pabrikan Bavaria ini terkenal karena memiliki angka offset yang berbeda di seluruh lini produknya yang bikin pusing. Cobalah untuk memasang velg OEM 3-Series ke 5-Series, dijamin tidak akan pas. Mobil BMW bahkan dikenal dijejali velg yang berbeda offset untuk depan dan belakang, seperti velg aftermarket.

Di zaman serba online ini Anda bisa memanfaatkan internet untuk mengganti fungsi buku manual sebagai pedoman Anda pada mobil, termasuk ketika mencari tahu offset standar dari mobil.

Salah satunya adalah situs wheelsizecalculator.com. Data yang disajikan situs ini luar biasa lengkap dari mulai offset, ukuran PCD, hingga mencari tahu berapa ukuran ban yang tepat untuk velg ukuran tertentu.

 

Bagaimana Menemukan Angka Offset di Velg

Kebanyakan velg mencantumkan angka offset yang dicetak secara emboss atau timbul atau berupa stiker di bagian dalam velg, baik itu pada barrel dalam atau di bagian face belakang. Offset biasanya ditulis dengan istilah ET. Misalnya offset 25 mm akan dicetak sebagai ET 25 atau 25 ET.

Back to top